
Banyuasin, 9 Juli 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin mengikuti kegiatan Penguatan Implementasi Manajemen Talenta secara virtual pada Kamis (9/7) di Aula Gedung 2 Lapas Kelas IIA Banyuasin. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan staf sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia aparatur di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Tim Biro Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) mengenai penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Materi yang disampaikan meliputi konsep manajemen talenta, mekanisme pemetaan melalui 9-box talent matrix, tahapan identifikasi hingga penetapan suksesor, serta pentingnya peningkatan kompetensi, penilaian potensi, integritas, dan sistem penghargaan dalam pengembangan karier ASN.
Selanjutnya, Tim Biro SDMA menjelaskan contoh bukti dukung Kertas Kerja Kesiapan Penerapan Manajemen Talenta sebagai salah satu persyaratan memperoleh persetujuan implementasi Manajemen Talenta dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Materi tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi satuan kerja dalam menerapkan sistem manajemen talenta secara terstruktur dan akuntabel.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, melalui Plh. Kepala Lapas, Indra Wijaya, menyampaikan bahwa implementasi manajemen talenta merupakan langkah strategis dalam menciptakan aparatur yang profesional dan berintegritas.
“Kami siap mendukung implementasi manajemen talenta di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dengan pengelolaan SDM yang berbasis kompetensi dan kinerja, kami yakin akan lahir aparatur yang semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik.” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif serta diharapkan semakin memperkuat kesiapan Lapas Kelas IIA Banyuasin dalam mendukung implementasi manajemen talenta secara optimal di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.