
Suasana religius terasa kental di Masjid Nurul Hidayah saat Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin secara resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H, Rabu (25/02/2026). Program pembinaan keagamaan ini menjadi momentum istimewa bagi 149 warga binaan untuk memperdalam ilmu agama dan memperkuat spiritualitas selama bulan suci Ramadhan.
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, bersama Pimpinan Pondok Pesantren Al Fatah H. Arif Abdurrahman dan perwakilan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Banyuasin, Ust. Sarkowi, S.H.I., M.H.I. Ditandai dengan pemukulan gong, kegiatan ini resmi dimulai sebagai simbol tekad dan harapan baru bagi para peserta.
Program yang berlangsung selama 18 hari tersebut menghadirkan lima tenaga pengajar dari MUI Kabupaten Banyuasin dan Pondok Pesantren Al Fatah. Materi yang diberikan mencakup pembelajaran Al-Qur’an, fiqih ibadah, akhlak, serta penguatan nilai-nilai keislaman sebagai bekal kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Rangkaian acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh warga binaan, disusul sari tilawah oleh Nur Ida Rusdiana, CPNS Lapas Banyuasin, yang semakin menambah kekhusyukan suasana.
Dalam sambutannya, Ust. Sarkowi menyampaikan rasa syukur atas sinergi yang terjalin dalam pembinaan keagamaan di Lapas Banyuasin. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar memberi dampak perubahan bagi para warga binaan.
Sementara itu, Kepala Lapas Tetra Destorie menekankan bahwa pesantren kilat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana pembentukan karakter. Ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan Ramadhan sebagai titik balik memperbaiki diri dan menata masa depan dengan lebih baik.
Melalui Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H ini, Lapas Kelas IIA Banyuasin kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek rohani, sebagai bagian dari upaya membentuk warga binaan yang berakhlak, beriman, dan siap kembali ke masyarakat dengan semangat perubahan.