
Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin terus memanfaatkan masa pembinaan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat melalui Program Sekolah Kejar Paket A, B, dan C. Kegiatan pembelajaran ini dilaksanakan pada Rabu (14/01/2026) dan merupakan hasil kerja sama antara Lapas Kelas IIA Banyuasin dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan belajar mengajar berlangsung di ruang pembinaan Lapas Kelas IIA Banyuasin dengan suasana tertib dan kondusif. Para warga binaan tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para guru dari SKB Kabupaten Banyuasin, yang hadir langsung untuk memberikan pengajaran sesuai dengan jenjang pendidikan Paket A, B, dan C. Materi pembelajaran disesuaikan dengan kurikulum pendidikan kesetaraan yang berlaku, sehingga warga binaan memperoleh hak pendidikan yang setara dengan masyarakat pada umumnya.
Pelaksanaan Program Sekolah Kejar Paket A, B, dan C ini menjadi salah satu wujud nyata dukungan Lapas Kelas IIA Banyuasin terhadap 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemenuhan hak dasar warga binaan di bidang pendidikan serta peningkatan kualitas pembinaan kepribadian. Program ini memberikan kesempatan bagi warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal untuk tetap melanjutkan dan menuntaskan pendidikan hingga memperoleh ijazah yang diakui secara resmi.
Selain meningkatkan kemampuan akademik, program pendidikan kesetaraan ini juga bertujuan membentuk karakter, kedisiplinan, dan pola pikir positif warga binaan. Melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan memiliki rasa percaya diri dan motivasi yang kuat untuk memperbaiki diri serta menata masa depan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie menyampaikan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Dengan adanya program kejar paket ini, Lapas berupaya membekali warga binaan dengan pengetahuan dan ijazah pendidikan sebagai modal utama untuk kembali berperan aktif dan mandiri di tengah masyarakat.
Dengan dukungan dan sinergi bersama Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Banyuasin, Lapas Kelas IIA Banyuasin berkomitmen untuk terus menjalankan program pendidikan kesetaraan secara berkelanjutan. Melalui implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Banyuasin berharap dapat mencetak warga binaan yang berdaya saing, berkarakter, dan siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.