
Banyuasin — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin melaksanakan tes urine secara serentak terhadap pegawai dan warga binaan sebagai upaya penguatan integritas serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di dalam lingkungan pemasyarakatan, pada Jumat (09/01/2026). Kegiatan dilaksanakan di Aula Lapas Kelas IIA Banyuasin sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Pelaksanaan tes urine ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui Direktur Kepatuhan Internal serta Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan Nomor WP.6.PK.08.02-012 tanggal 8 Januari 2026 tentang Instruksi Pelaksanaan Tes Urine Seluruh Pegawai.
Sebanyak 91 pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin mengikuti pemeriksaan tes urine. Bersamaan dengan itu, dilakukan pula tes urine terhadap 591 warga binaan pemasyarakatan. Pemeriksaan dilakukan oleh tim tenaga kesehatan Lapas bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten Banyuasin dan disupervisi oleh Plh. Kepala KPLP selaku koordinator kegiatan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta baik pegawai maupun warga binaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Tidak ditemukan adanya indikasi penggunaan NAPZA pada 682 peserta tes.
Hasil ini menunjukkan bahwa lingkungan Lapas Kelas IIA Banyuasin berada dalam kondisi kondusif dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, serta menjadi bukti komitmen kuat jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar).
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, menyampaikan apresiasinya terhadap hasil pelaksanaan kegiatan. “Tes urine ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga integritas petugas sekaligus melakukan pengawasan kepada warga binaan. Alhamdulillah, seluruh hasil tes menunjukkan negatif narkoba. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga Lapas Banyuasin tetap bersih dari narkoba,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala. “Deteksi dini melalui tes urine sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Kami akan terus memperkuat komitmen zero tolerance terhadap narkoba, baik bagi petugas maupun warga binaan,” tegasnya.
Kegiatan tes urine berlangsung aman, tertib, dan sesuai prosedur. Lapas Kelas IIA Banyuasin menegaskan kesiapannya untuk terus mendukung program nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan berintegritas.