
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin mengikuti kegiatan Zoom Meeting bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait persiapan pengadaan bahan makanan untuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang digelar pada Kamis (04/12/2025) ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin beserta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan staf terkait.
Dalam arahannya, Menteri menekankan pentingnya ketepatan perencanaan kebutuhan bahan makanan, peningkatan kualitas pelayanan gizi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta pelaksanaan pengadaan yang transparan dan akuntabel. Ia juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi data kebutuhan antar-UPT sebagai upaya memastikan proses pengadaan berjalan efektif, efisien, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti instruksi tersebut, baik dalam proses penyusunan perencanaan maupun pelaksanaan pengadaan bahan makanan tahun 2026. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar WBP merupakan prioritas utama yang harus dilaksanakan secara profesional, tepat sasaran, dan mengedepankan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
“Pengarahan dari Bapak Menteri menjadi pedoman penting bagi kami dalam memperkuat kualitas layanan pemasyarakatan, khususnya terkait penyediaan bahan makanan yang sehat dan memenuhi standar gizi bagi seluruh warga binaan,” ujarnya.
Dengan mengikuti kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Banyuasin menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, terutama melalui sistem pengadaan yang lebih terukur, akuntabel, dan mendukung terpenuhinya kebutuhan dasar warga binaan secara optimal.