
Banyuasin — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin menyelenggarakan rapat evaluasi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bersama seluruh Tim Kelompok Kerja (Pokja) 6 area perubahan, pada Senin (04/08/2025).
Rapat ini menjadi bagian dari upaya penguatan dan penyempurnaan strategi yang telah diterapkan, sekaligus mengevaluasi capaian yang berdampak langsung kepada masyarakat. Salah satu fokus pembahasan adalah identifikasi dampak positif dari inovasi layanan yang telah dijalankan, serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie menekankan bahwa setiap inovasi yang diciptakan tidak hanya harus relevan dan solutif, tetapi juga mampu menjadi role model bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) lain di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya penyempurnaan data dukung dalam setiap komponen pembangunan ZI. Data dukung tersebut harus disusun secara sistematis, akurat, dan mudah diakses sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas kinerja.
Melalui evaluasi ini, Lapas Kelas IIA Banyuasin menunjukkan komitmennya untuk terus berbenah dan berinovasi demi memberikan pelayanan publik yang optimal dan berintegritas.
