
Banyuasin, Jumat (25/07/2025) — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin menerima kunjungan dari Tim Pusat Strategi dan Kebijakan (Pustraka) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan Survei Penilaian Integritas Anti-Korupsi (SPAK) dan Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP), sekaligus memberikan penguatan terhadap upaya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Tim yang beranggotakan empat orang tersebut dipimpin oleh Mochamad Adithya, bersama anggota Dwi Yanyo, Deda Hestu Martha, dan Muhammad Deska Caturangga. Dalam kunjungannya, tim melakukan penelusuran menyeluruh terhadap proses pelaksanaan survei serta berdialog langsung dengan petugas dan warga binaan terkait kualitas pelayanan dan integritas yang diterapkan di Lapas Kelas IIA Banyuasin.
Selain melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan survei, tim juga melakukan observasi lapangan terhadap sarana dan prasarana pendukung pelayanan publik, seperti ruang layanan kunjungan, ruang informasi, serta fasilitas aksesibilitas bagi pengunjung. Tim secara khusus meninjau keberadaan dan penempatan QR Code SPAK dan SPKP, serta memastikan bahwa mekanisme pengisian survei dapat diakses dengan mudah dan dipahami oleh masyarakat pengguna layanan.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Muammad Faikar menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Pustraka dan menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memperbaiki sistem pelayanan dan memperkuat budaya kerja yang berintegritas.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan akuntabel. Kehadiran tim pusat hari ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin konsisten dalam mewujudkan Lapas Banyuasin yang berstandar WBBM,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis evaluatif dan pendampingan yang diharapkan dapat mengakselerasi pencapaian predikat WBBM di Lapas Kelas IIA Banyuasin pada tahun 2025.
